Featured Post

Super Cleansing Tea, Teh Detox dengan Kandungan Bahan Alami

harianbekasi.com - Teh detox adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada jenis teh yang di klaim memiliki sifat detoksifikasi atau mem...

Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

11.9.19

Mengapa Harus Berpikir Positif?


Manusia berbondong-bondong setiap hari menunaikan aktivitas rutin. Setiap orang menciptakan ritmenya sendiri-sendiri. Semua dengan kesibukan yang berbeda-beda.

Anda tahu, muara dari semua itu adalah sama, yaitu kerja, menjadi karyawan, menjadi pelajar, menjadi pengajar, menjalankan bisnis direct selling, menjadi pelaku bisnis MLM, dan lain-lain. Anda tahu semua yang dilakukan itu untuk mengejar kesuksesan, karena asumsinya kesuksesan akan membawa kebahagiaan.
Namun, nyatanya orang salah mengartikan kebahagiaan. Kebahagiaan tidak sama dengan terpenuhinya segala kebutuhan karena kesuksesan. 
Kita banyak menyaksikan banyak orang sukses mengalami depresi, kesepian, mengalami guncangan mental, prahara dalam rumah tangganya. Hal ini seperti banyak yang kita  lihat atau dengar di berita-berita, mengapa ada artis yang sangat sukses, kecanduan dengan obat penenang, narkoba atau minuman keras. Bahkan banyak yang melakukan tindakan bunuh diri. Itu suatu bukti kesuksesan tidaklah identik dengan kebahagiaan.

Di dalam dunia ini, kita perlu menyeimbangkan kepandaian intelektual kita, dengan kepandaian emosional kita. Berpikir positif merupakan bagian utama dari kepandaian ini.

Oleh karenanya, jika Anda ingin bahagia dan sukses, mulailah untuk menjadi positif. Mulailah untuk mengembangkan pengharapan akan segala hal yang membahagiakan, jika Anda mengijinkan diri Anda untuk hidup bahagia.

9.8.19

17 Kualitas Yang Harus Di Miliki Setiap Penggerak Tim


Anda tidak dapat membentuk tim yang hebat tanpa anggota yang hebat. Itu adalah fakta. Seperti kata pepatah, "Anda bisa saja kalah meski memiliki anggota yang hebat dalam tim Anda, tetapi Anda tidak bisa menang tanpa mereka".

Jadi, bagaimana Anda bisa mendapatkan anggota yang cakap bagi tim Anda? Namun sebelumnya, bagaimana Anda bisa menjadi anggota yang lebih cakap bagi tim Anda?

The 17 Essential Qualities of a Team Player yang di tulis oleh John. C Maxwell, penulis buku terlaris versi New York Times, akan membantu Anda melakukannya.

Anda dapat menjadi penggerak tim yang lebih baik dengan mengasah tujuh belas kualitas yang diuraikan dalam halaman demi halaman buku ini, yaitu
  1. Mampu Menyesuaikan Diri, Jika Anda tak mau berubah demi kepentingan tim, mungkin Anda yang akan di ubah.
  2. Mampu Berkolaborasi, Bekerja sama adalah awal dari kemenangan bersama.
  3. Berkomitmen, Tak ada pemenang yang berjuang setengah hati.
  4. Komunikatif, Dalam tim, ada banyak keingingan tetapi satu kehendak.
  5. Kompeten, Jika Anda tidak cakap, tim Anda kena dampaknya.
  6. Dapat Diandalkan, Tim mengandalkan si pemberi solusi.
  7. Disiplin, Dimana ada kemauan, di situ ada kemenangan.
  8. Memberi Nilai Tambah, Meningkatkan kualitas rekan satu tim adalah nilai yang tak terhingga.
  9. Antusias, Semangat Anda adalah sumber energi tim.
  10. Bertindak dengan tujuan, Pastikan setiap tindakan Anda bermakna
  11. Di Gerakkan Oleh Tujuan, Yaitu Tujuan (utama) terlihat sangat jelas.
  12. Siap Tempur, Persiapan menentukan menang atau kalah.
  13. Supel, Jika Anda supel, orang lain mau bekerja sama.
  14. Meningkatkan Kemampuan Diri, Untuk meningkatkan kinerja tim, tingkatkan kemampuan Anda.
  15. Tidak Mementingkan Diri Sendiri, Tidak ada istilah "SAYA" di dalam tim.
  16. Mengutamakan Solusi, Ambillah keputusan untuk menemukan solusi.
  17. Gigih, Jangan pernah menyerah.
John menunjukkan bagaimana kualitas-kualitas ini mempengaruhi kesuksesan tim.

The 17 Essential Qualities of a Team Player adalah panduan yang ampuh untuk membantu Anda menjadi anggota tim yang bernilai dan di saat yang sama, membawa rekan satu tim Anda ke tingkat yang lebih tinggi.

--------
Note : Ingin team organisasi Anda berkualitas dalam menggerakkan kinerja organisasi Anda? pastikan mereka membaca artikel ini. Silahkan berbagi artikel kepada team Anda dengan mengirimkan link artikel ini melalui tombol di bawah ini.   Semoga Sukses!



----------------------

6.8.19

Senyumlah Ketika Melayani Konsumen, Ramah dan Menyenangkan


Siapa yang tidak suka melihat orang tersenyum tulus? Senyum memang sebuah hal kecil yang dapat mengubah hal-hal besar. Anda pasti senang melihat orang tersenyum kepada Anda karena Anda merasa di sapa, di hargai.

Konsumen Anda pun demikian. Jadi di manapun anda melayani konsumen, layanilah mereka dengan senyuman.

Menariknya, efek senyuman ini tidak hanya dirasakan ketika orang berhadapan muka (face to face), namun juga ketia orang melakukan pembicaraan di telepon. Konsumen Anda akan dapat langsung menangkap apakah Anda berbicara dengan tersenyum atau tidak ketika mereka berbicara dengan Anda lewat telepon. Karena kalau Anda bicara dengan tersenyum, suara Anda otomatis akan terdengar lebih ramah dan bersahabat.

Untuk merangsang agar karyawan Anda, atau bahkan Anda sendiri tersenyum ketika sedang melayani konsumen, ada baiknya Anda manaruh sebuah kaca di depan setiap meja. Pada saat karwayan Anda melayani konsumen, mereka dapat melihat wajah mereka sendiri di kaca tersebut. Jika wajah mereka terlihat ramah dan menyenangkan, konsumen pun akan merasa bahwa mereka di layani dengan ramah dan menyenangkan. Sebaliknya jika wajah mereka terlihat tidak ramah, konsumen pun akan merasakannnya.

Jadi, kaca tersebut sebenarnya adalah cerminan dari apa yang di lihat konsumen dari diri karyawan Anda atau Anda sendiri.

Baca juga : Merayakan Kemenangan Dapat Meningkatkan Energi Positif Dalam Organisasi

2.8.19

Merayakan Kemenangan Dapat Meningkatkan Energi Positif Dalam Organisasi


Berbicara soal kemenangan, yang ada di benak Anda mungkin adalah suatu kemenangan yang besar, misalnya kenaikan pangkat, keberhasilan mendapatkan sebuah proyek yang bernilai tinggi, dan berhasil mengalahkan pesaing secara telak.

Itu jelas baik dan membanggakan, Namun, ada juga yang di namakan kemenangan-kemenangan keci, seperti keberhasilan seorang tenaga penjual mendapatkan sebuah proyek kecil, seorang karyawan yang akhirnya dapat membuat janji dengan klien potensialnya setelah sekian kali gagal, selesainya sebuah proposal atau sebuah proyek pada waktunya, berhasilnya sebuah presentasi, dan sebagainya.

Sama situasinya ketika kita menonton pertandingan basket dan voli di televisi. Tiap kali suatu team mencetak angka, semua anggota team saling ber-"hi-five". Mereka merayakan kemenangan. Mereka belum benar-benar memenangkan pertandingan atau kompetisi, tapi mereka merayakan "kemenangan" satu angka.

Hi-Five itu menyimbolkan kesuksesan kecil itu, menimbulkan energi positif, mendorong satu sama lain untuk terus berusaha mencapai hasil yang lebih baik dan memenangkan pertandingan. Jadi, rayakanlah kemenangan kecil yang terjadi di kantor Anda setiap harinya.

Sayangnya, banyak manajer atau pemimpin perusahaan yang hanya memandang "sebelah mata" kemenangan-kemenangan "kecil" semacam ini. Padahal, jika saja kemenangan kecil tersebut di rayakan, akan sangat berperan dalam meningkatkan energi positif, semangan, dan motivasi para karyawan. Setiap orang di perusahaan akan merasa sangat di harga dan berlomba-lomba untuk menjadi si "pemenang". Sebuah kemenangan besar di mulai dari kemenangan-kemenangan kecil.

Jadi, lakukanlah. Ciptakan kebiasaan (bahkan tradisi) merayakan kemenangan di antara rekan kerja dan anggota team di kantor Anda. Di jamin hal itu akan meningkatkan energi positif di perusahaan Anda dan menjadikan perusahaan Anda tempat yang jauh lebih positif dan menyenangkan untuk bekerja.!

1.8.19

Bekerja Secara Efektive, Bukan Berarti Harus Sibuk


Banyak karyawan yang mengeluh karena mereka tidak mendapat kenaikan jabatan atau gaji meskipun mereka sibuk setiap harinya. Kesibukan memang bukan merupakan sebuah indikator keefektifan cara kerja Anda. Sebagai karyawan, Anda sendiri di nilai bukan dari seberapa sibuknya Anda, tapi berdasarkan hasil yang Anda capai, yang menunjukkan seberapa besar kontribusi Anda terhadap perusahaan.

Agar dapat bekerja secara efektif, Anda harus mampu mengidentifikasi HPA atau High Pay Areas yang berarti pekerjaan waji atau pekerjaan utama Anda. Pada akhirnya, promosi, kenaikan gaji, dan sebagainya yang Anda terima akan sangat bergantung pada seberapa besar Anda bekerja pada wilayah HPA tersebut.

Jika Anda menghabiskan waktu bekerja di wilayah yang bukan HPA Anda, Anda sama saja dengan bekerja secara tidak efektive dan hasilnya jelas tidak akan maksimal.

Jelas setiap pekerjaan/jabatan memiliki HPA yang berbeda.Pekerjaan/jabatan yang sama di perusahaan yang berbeda saja memiliki HPA yang berbeda. Bahkan pekerjaan/jabatan/perusahaan yang sama, namun dengan atasan yang berbeda pasti akan memiliki HPA yang berbeda!.

Jadi, bagaimana cara mengetahui area HPA Anda? Berikut sejumlah cara untuk mengetahui HPA dalam pekerjaan Anda :

  • Baca deskripsi tugas Anda dan temukan HPA dalam jabatan Anda (banyak perusahaan menyebutnya Key Performance Area/Key Performance Indikator.
  • Baca penilaian kinerja Anda dan temukan dalam faktor-faktor apa Anda di nilai dan bobot masing-masing hal tersebut. Semakin tinggi bobot yang diberikan untuk hal tersebut, berarti semakin penting hal itu dalam jabatan Anda.

Ide untuk Action.

Identifikasi HPA Anda. Mungkin diperlukan waktu sehari untuk melakukannya, tapi begitu Anda memahami HPA Anda dengan sangat jelas, Anda akan tahu pasti cara memfokuskan waktu, perhatian dan usaha Anda untuk mendapatkan hasil terbaik.
Hal ini akan membawa Anda ke promosi jabatan dan peningkatan pendapatan yang lebih cepat!

Tanyakan secara langsung kepada atasan Anda karena dialah yang menilai prestasi Anda (secara tidak resmi, setiap hari dan secara resmi, setahun sekali).


30.7.19

Tip Melakukan Delegasi dan Menggunakan Waktu Secara Efektif


Kita sering kali terjebak dalam pekerjaan rutin sehari-hari. Jika pekerjaan Anda menyakut hal-hal yang administratif, hal tersebut tentu tidak menjadi masalah. Namun, jika Anda adalah seorang manajer, hal itu berarti Anda tidak dapat menggunakan waktu secara efektif karena tugas utama seorang manager adalah membuat perencanaan, mengkoordinasikan perencanaan yang telah dibuat tersebut, memotivasi dan memimpin orang lain. Tanpa melakukan keempat hal tersebut, fungsi Anda sebagai seorang manajer hanyalah mengatur kertas, bukan orang.


Ada sebuah pandangan yang mengatakan bahwa 80% dari pekerjaan yang bisanya kita lakukan adalah pekerjaan rutin, 20% sisanya yang membutuhkan kreativitas. Jika demikian, hal itu berarti bahwa 80% dari kegiatan kita sebenarnya dapat didelegasikan karena kita dapat menerapkan sebuah sistem atau prosedur pada sesuatu yang rutin.

Sekarang, cobalah Anda mulai menyusun daftar pekerjaan yang Anda lakukan setiap harinya, mulai dari saat Anda tiba di kantor sampai saat Anda pulang, dari hari senin hingga hari sabtu. Setelah itu, identifikasikanlah pekerjaan apa saja yang sebenarnya dapat di delegasikan dan pekerjaan apa yang membutuhkan perhatian Anda lebih banyak.

Dari hal-hal yang dapat di delegasikan, buatlah "standar" atau "sistem" sehingga bawahan Anda dapat melakukannya dengan mudah dan dengan hasil yang konsisten.

Jadi, lakukanlah delegasi yang efektif!

---------------------------------------------------------------------
Butuh Edukasi dan Training Bisnis? mungkin cocok dengan www,igmainstitute.com

Pemimpin Harus Punya Visi dan Bertindak Untuk Mewujudkannya


Apa yang ingin Anda capai dalam satu sampai dua tahun mendatang? Bagaimana bayangan Anda tentang diri Anda sendiri?...

Jika Anda dapat menjawab dengan lancar kedua pertanyaan di atas, berarti Anda orang yang memiliki Visi. Inilah yang sebenarnya harus dimiliki seorang pemimpin. Seorang pemimpin atau manajer harus dapat melihat dengan jelas dia ingin terjadi di organisasi, di perusahaan, atau bahkan di dalam timnya mereka sendiri dalam waktu 2 sampai 10 tahun ke depan.

Seorang pemimpin yang tidak memiliki visi jelas bukanlah seorang pemimpin yang baik. Bagaimana mungkin dia dapat memimpin anak buahnya dengan baik jika dia sendiri tidak tahu mau di bawa kemana perusahaan? Siapa yang mau di pimpin oleh orang yang tidak tahu ke mana dia akan pergi? Tentu tidak ada!

Jika Anda adalah seorng manajer yang memimpin sebuah divisi, Anda harus memiliki visi, tidak harus visi untuk perusahaan, karena Anda bukanlah seorang CEO. Tapi, Anda harus tahu bagaimana wajah divisi Anda di tahun-tahun mendatang.

Setelah itu, Anda harus mengkomunikasikan visi tersebut kepada bawahan atau staf Anda agar mereka tahu kemana mereka akan mengikuti Anda, berusaha bersama Anda yang akan memotivasi mereka untuk berbuat yang terbaik guna mencapai visi dan tujuan tersebut.

Visi adalah gambaran besar, tujuan utama dan cita-cita suatu perusahaan, instansi, pribadi atau organisasi di masa depan.

Sudahkah mempunyai Visi ke depan?


 Butuh Edukasi dan Training Bisnis? mungkin cocok dengan www,igmainstitute.com

Note : Ingin team organisasi Anda berkualitas dalam menggerakkan kinerja organisasi Anda? pastikan mereka membaca artikel ini. Silahkan berbagi artikel kepada team Anda dengan mengirimkan link artikel ini melalui tombol di bawah ini.   Semoga Sukses!



----------------------